SELAMAT DATANG PARA BINTANG, SELAMAT MEMBACA DAN MENJELAJAH

February 18, 2017

PUISI : Rindu



Lima nol nol Indonesia bagian barat
Berlari kencang fajar mendekat
Memutar Rolex detik demi detik
Membentuk seratus lima puluh derajat
Menghiraukan fajar, mengabaikan semangat


Terhempas aku dalam lamunan singkat
Terdampar dalam keheningan sesaat

Ahh, aku rindu
Rindu pengisi buku historiku
Ya, itu dia. Rindu segala-galanya
Rindu dimana dan siapa, rindu beliau juga mereka
Tanpa alasan kenapa, entah mengapa
Pagi itu aku merasa beda, sangat beda