SELAMAT DATANG PARA BINTANG, SELAMAT MEMBACA DAN MENJELAJAH

January 19, 2017

The Story Of PKL

10 Januari 2017 s.d. 14 Januari 2017 , kami mahasiswa STIE MURA Lubuklinggau mengadakan Praktek Kerja Lapangan (atau lebih tepatnya : Kunjungan Kerja Lapangan ) di Provinsi D.I Yogyakarta dan Jawa Tengah. Selama kurang lebih 5 hari tersebut, kami mengunjungi beberapa sentra produksi (seperti : Pengolahan salak pondoh "CRISTAL" di Turi Sleman, PT Sidomuncul di Semarang, Kampung Batik Kaoeman di Solo, dll) dan beberapa destinasi wisata khas Yogyakarta dan Jawa Tengah (seperti : Candi Prambanan, Candi Borobudur, Lawang Sewu Semarang, Marlioboro, Keraton Yogyakarta, dll) serta tak lupa 'bersilaturahmi' dengan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada , salah satu kampus terbesar di Indonesia. Banyak pengalaman, kesan, dan ilmu berharga yang kami dapatkan, serta motivasi dari para narasumber hebat yang memacu kami untuk terus maju dan pantang menyerah.

Perjalanan kami dimulai dari Kampus STIE MURA Lubuklinggau hari Minggu, 08 Januari 2017 pukul 22.00. Menggunakan 8 buah bus dengan jumlah peserta kurang lebih 300 orang, kami bertolak ke Bengkulu untuk melanjutkan perjalanan via udara. Beberapa kelompok sempat delay dikarenakan cuaca yang kurang mendukung, akhirnya kami berjumlah 2 bus tiba di Jakarta Hari Senin, 09 Januari 2017 pukul 15.00 WIB (6 Bus masih di Bengkulu menunggu jadwal pemberangkatan yang sempat tertunda). Tiba di Bandara Soekarno Hatta Jakarta Tangerang, kami langsung menuju ke Magelang, Jawa Tengah.

Selasa, 10 Januari 2017. Tiba di Magelang, kami istirahat, mandi dan sarapan di Kampung Ulu Resto, Magelang, Jawa Tengah. Selepas Dzuhur, kami menuju tempat pengolahan buah salak pondok di Turi, Sleman, Yogyakarta.

(Baca Juga : Cristal, Salak Pondoh Yang Bertransformasi )

Dari Turi, kami langsung menuju ke Candi Prambanan (Kata orang sana, prambanan terletak antara Yogyakarta dan Jawa Tengah). Kami menikmati keindahan candi Prambanan, yang katanya jika pergi kesana bareng kekasih, hubungan kalian akan kandas tengah jalan (baca:putus).
Setelah menikmati keindahan Prambanan serta mengabadikan beberapa momen dalam jepretan kamera, kami kembali ke bus untuk pergi ke penginapan kami di Marlioboro, Yogyakarta.

Rabu, 11 Januari 2017. Selepas sarapan, kami menuju ke kota Surakarta, Jawa Tengah. Tempat destinasi kami di tanah kelahiran Presiden RI ke 7 ini adalah Kampung Batik Koeman. Disana, kami dapat melihat banyak rumah batik serta dapat belajar membatik. Baik itu batik cap maupun batik tulis. Mirisnya, tak ada satupun wanita muda yang kami lihat sedang membatik. Padahal batik adalah salah satu warisan dunia yang telah ditetapkan oleh Unesco. Sungguh suatu ironi.

( Baca Juga : Menelusuri Kampung Batik Kaoeman Solo Jawa Tengah )

Selepas dari kota kelahiran Jokowi, kami menuju ke Semarang. Tujuan kami adalah Pabrik produksi PT. Sidomuncul . Kami diperkenalkan oleh bagian Humas Sidomuncul tentang proses produksi hingga pengemasan produk PT Sidomuncul. Juga kami diajak untuk mengunjungi agrowisata PT Sidomuncul, berupa kebun binatang mini, serta air terjun buatan yang ciamik.
Selepas dari kunjungan ke PT Sidomuncul, kami berangkat menuju Tempat Wisata Lawang Sewu. Saya rasa tidak ada yang perlu diceritakan di mantan bekas kantor PT KAI ini.

Kamis, 12 Januari 2017. Pagi sekali kami berangkat menuju ke Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada, salah satu kampus terbesar di Yogyakarta dan di Indonesia. Kami di kampus FEB UGM selama kurang lebih 1,5 jam. Selama waktu tersebut, kami disuguhkan dengan berbagai informasi tentang FEB UGM yang telah 'mendunia', tanya jawab dengan mantan alumni serta dosen di FEB,dsb. Terpukau ? Jelas. Sangat WAH.
Dari UGM, kami keliling-keliling Yogyakarta hingga pukul 15.00 WIB. Kami pulang ke hotel dilanjutkan dengan acara bebas.

Jum'at, 13 Januari 2017. Packing selesai, waktunya pulang.Setelah check out dari hotel tempat kami menginap, kami menuju ke tempat wisata "The Imperial House" Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Bangunan sejarah tempat pesanggrahan sultan ini, adalah icon provinsi Yogyakarta. Selepas sholat Jum'at, kami berangkat menuju candi Borobudur, Jawa Tengah.
Tiba di Borobudur, apes bagi kami keadaan hujan lumayan deras. Tapi Alamdulillah, kami masih sempat mengabadikan momen kami di Borobudur. Sampai pukul 17.00 WIB, kami langsung menuju ke Jakarta untuk melanjutkan perjalanan via pesawat.

Sabtu, 14 Januari 2017. Pagi hari, kami tiba di Jakarta. Istirahat sebentar di masjid Istiqlal. Pukul 10.30 WIB kami menuju ke bandara untuk melakukan check in di Bandara Internasional Soekarno Hatta. Tiba di bandara pukul 11.30 WIB. Jadwal penerbangan kami pukul 13.20 WIB, sambil menunggu jadwal penerbangan kami makan siang di "emperan" bandara.
Pukul 15.00 WIB kami tiba di Provinsi Bengkulu. Setelah barang dibagasi diambil semua, kami langsung naik bus yang telah disiapkan untuk kembali ke kota Lubuklinggau. Pukul 20.40 WIB kami tiba di kota Lubuklinggau, dan kembali ke rumah masing-masing.

Pesan :
1. Jangan lupa berdo'a sebelum berpergian, maupun sebelum melakukan kegiatan. Karena sehebat apapun kalian, tetap kalian harus menyertakan Tuhan dalam setiap kegiatan kalian.
2. Jangan lupa membawa identitas diri seperti KTP, SIM, Pasport, dll. Terutama identitas yang ada foto diri kalian.
3. Ketika berkunjung ke tempat bersejarah/ yang dianggap keramat, jaga sikap dan lisan kalian. Jangan sembarang berperilaku dan bersikap.
4. Ketika kalian berpergian ke daerah lain, harus memperhatikan adat istiadat maupun budaya daerah tersebut. Karena setiap daerah memiliki adat dan budaya yang berbeda.
5. Jangan menyusahkan diri kalian sendiri dengan membeli oleh-oleh yang banyak. Yang kalian belikan oleh-oleh, belum tentu mendo'akan keselamatan perjalanan kalian. Dan belum tentu juga mengerti bagaimana susahnya kalian diperjalanan.
6. Siapkan perbekalan yang cukup, seperti pakaian, obat-obatan, dll. Untuk menghemat biaya operasional perjalanan kalian.
7. Nikmati perjalanan kalian.

#semoga bermanfaat