SELAMAT DATANG PARA BINTANG, SELAMAT MEMBACA DAN MENJELAJAH

December 18, 2016

PUISI : Curahan Hati Sang Pecundang



Kasih. . .
Termenungku dalam kesepian
Melamunku dalam kesendirian
Tersirat anggun wajahmu menawan
Menerobos cakrawala relung impian
Mendobrak rapuhnya pintu harapan


Kasih. . .
Berlariku dalam ketakutan, takut akan kegelapan
Berteriak dalam kehanyutan misteri, berontak dalam kehampaan hati
Kembali, kau bawa pelita harapan
Tuk hati yang sekarat akan kasih sayang

Namun ku sadar, kau penuh kesempurnaan
Tiada elok bersatu dalam kenistaan, kehinaan, ketakberdayaan
Ku tersadar, akan hidupku yang kelam
Lumpuhku dalam kegersangan. Hinaku dalam kenestapaan

Kasih. . .
Ku dekap perasaan ini dalam kekalutan
Ku pegang wajahmu dalam tidur panjang
Hanya itu, ya
Hanya itu dapat kulakukan, menanti dalam diam
Mengibur diri dalam senyuman

Biarkan,
Biarkan ujung pena jadi pelabuhan
Pelabuhan dermaga kagumku padamu
Biarkan ujung pena menari menggeliat
Dalam sucinya goresan hasrat cinta
Cinta seorang pecundang, pecundang nestapa